PSBB Total Jakarta, Perhatikan Ketentuan Naik Ojol dan Opang Beikut Ini

- 14 September 2020, 15:40 WIB
Ilustrasi aktivitas Ojek Online /Antara Foto/Fauzan/ANTARA FOTO

Sepasi - Provinsi DKI Jakarta akan mengetatkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) selama dua pekan mulai hari ini 14 September sampai 25 September 2020.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap PSBB dapat mengendalikan peningkatan kasus Covid-19 di Ibu Kota.

Pada dasarnya, prosedur PSBB pengetatan masih sama dengan PSBB sebelumnya yang berlaku mulai 10 April hingga 4 Juni 2020.

Ada beberapa poin yang berbeda, salah satu menyangkut kebijakan mengenai angkutan barang dan penumpang berbasis aplikasi, Ojol (ojek online).

Baca Juga: Selama PSBB Total di Jakarta, Ojol Tetap Boleh Mengangkut Penumpang

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 156 Tahun 2020, Senin, 14 September 2020, turunan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 mengenai Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19, ojol dan ojek pangkalan diperbolehkan mengangkut penumpang selama mengikuti protokol kesehatan dan mengikuti beberapa pembatasan yang telah diatur. 

Pengemudi Ojek Online dan Ojek Pangkalan dilarang berkerumun lebih dari 5 orang dan menjaga jarak parkir antar sepeda motor minimal 2 meter saat menunggu penumpang.

Tidak hanya diperuntukan kepada pengemudi, aturan juga diberikan kepada kepada perusahaan aplikasi. Perusahaan wajib menerapkan Teknologi Informasi Geofencing untuk menghindari pengemudi berkerumun pada satu titik lokasi.

Poin selanjutnya adalah apabila pengemudi dan pihak perusahaan aplikasi tidak mematuhi ketentuan pembatasan operasional, maka akan dilakukan pelarangan kegiatan pengangkutan penumpang.

Halaman:

Editor: Lutfi Dananjaya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X