PSBB DKI Jakarta Mulai Besok, Berikut Beberapa Pengetatan Ketentuannya

- 13 September 2020, 15:10 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu 9 September 2020 /Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta/

Sepasi - Provinsi DKI Jakarta akan mengetatkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) selama dua pekan mulai 14 September sampai 25 September 2020.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Anies Baswedan pada konferensi pers di Balai Kota, Jakarta Pusat yang disiarkan melalui akun resmi Youtube dan Twitter Pemprov DKI, Minggu 13 September 2020.

Penerapan PSBB pengetatan mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 tahun 2020 yang diterbitkan pada Minggu 13 September 2020.

Baca Juga: PSBB Tidak Efektif, Budi Hartono Sarankan Beberapa Langkah untuk Jakarta

"Peraturan Gubernur nomor 88 tahun 2020 ditetapkan hari ini 13 September, tentang perubahan peraturan gubernur nomor 33," ujar Anies dalam konferensi persnya, di Balai Kota.

Anies berharap PSBB pengetatan dapat mengendalikan peningkatan kasus Covid-19 di Ibu Kota.

"Bila tidak terkendali, dampak ekonomi sosial budaya akan sangat besar," ungkap Anies.

Pada dasarnya, prosedur PSBB pengetatan masih sama dengan PSBB sebelumnya yang berlaku mulai 10 April hingga 4 Juni 2020.

Bedanya, PSBB pengetatan lebih membatasi berbagai aktivitas dan kegiatan dibanding PSBB transisi.

Halaman:

Editor: Lutfi Dananjaya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X