PPKM Darurat, Berikut Aturan Perjalanan Menggunakan Kapal Ferry yang Harus Dilengkapi

- 10 Juli 2021, 12:22 WIB
ilustrasi kapal ferry.
ilustrasi kapal ferry. /Unsplash/@billyfreeman/

SEPASI – Berikut aturan untuk masyarakat yang ingi melakukan perjalanan menggunakan kapal ferry selama masa PPKM Darurat.

Operasional jasa kapal ferry dalam wilayah aglomerasi perkotaan hanya berlaku terhadap sektor esensial dan kritikal dengan kewajiban melampirkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Mengutip PMJNews, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menjelaskan STRP itu dikeluarkan oleh pemda setempat dan/atau surat tugas yang ditandatangani pimpinan perusahaan minimal eselon dua dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

Baca Juga: Siap-siap! 15 Wilayah di Luar Jawa-Bali Masuk Daftar PPKM Darurat

Selanjutnya, para pelaku perjalanan wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama, hasil negatif swab PCR 2 x 24 jam atau Antigen 1 x 24 jam, serta mengisi e-HAC Indonesia.

Aturan tersebut berlaku untuk menekan angka penyebaran dan penularan Covid-19 yang terus melonjak setiap harinya.

“Kami minta pengguna jasa agar menunda dahulu perjalanan hingga situasi kondusif," tutur Shelvy melalui siaran persnya.

Baca Juga: Penimbun Oksigen dan Obat Covid-19 Bisa Kena Jerat Hukum

"Namun, jika ada kebutuhan yang mendesak untuk menggunakan angkutan penyeberangan, pengguna jasa wajib mematuhi persyaratan perjalanan SE No.49/2021 yang telah disesuaikan dan akan berlaku mulai Senin 12 Juli 2021,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Sri Sulistiyani

Sumber: PMJNews


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X